Showing posts with label Bola. Show all posts
Showing posts with label Bola. Show all posts

Sevilla Ciptakan Hattrick Juara Liga Europa Setelah Kalahkan Liverpool

Klub asal Spanyol Sevilla membuat sejarah dan rekor tersendiri di ajang Liga Europa setelah di pertandingan final dini hari tadi sukses mengalahkan klub asal Inggris Liverpool dengan skor, Sevilla membuat rekor dengan menjadi juara Liga Europa tiga kali berturut-turut, yakni pada musim 2013-2014, 2014-2015 dan 2015-2016. Selain itu, gelar juara Europa kali ini merupakan gelar kelima secara total dan menjadi yang terbanyak diantara klub lainnya yang pernah menjuarai kompetisi ini.

Jalannya pertandingan:
Pertandingan final liga Europa yang berlangsung di Kota Basel, Swiss antara Liverpool vs Sevilla berlangsung seru, di babak pertama terjadi saling serang, namun Liverpool lah yang banyak memiliki peluang di antaranya tendangan jarak jauh Emre Can yang masih mampu di blog kiper Sevilla. Dari sekian peluang akhirnya Liverpool berhasil mencetak gol lewat tendangan Daniel Sturridge pada menit ke 35 setelah menerima sodoran dari Coutinho, 1-0 sementara Liverpool Unggul. Liverpool kembali berhasil mencetak gol lewat sundulan Lovren, namun gol itu dianulir wasit karena Sturridge terlebih dulu dinyatakan offside. Sampai babak pertama berakhir kedudukan masih tetap 1-0 untuk Liverpool.

Di babak kedua Sevilla langsung menggebrak, waktu baru berjalan satu menit Sevilla berhasil mencetak gol setelah Crossing Mariano dari sisi kanan dengan mudah diselesaikan Gameiro, Liverpool 1-1 Sevilla. Setelah gol itu Liverpool terlihat panik dan tertekan, Sevillapun berhasil menciptakan beberapa peluang emas. Terus menekan akhirnya Sevilla kembali mencetak gol pada menit 64 melalui tendangan Coke setelah menerima umpan pendek Vitolo, kedudukanpun berbalik Liverpool 1-2 Sevilla. Pada menit ke 70 Coke kembali membobol gawang Liverpool Sevillapun unggul sementara 3-1.
Hingga babak kedua berakhir kedudukan 3-1 untuk Sevilla tidak berubah, Sevillapun menjadi juara sekaligus mendapat tiket otomatis ke Liga Champions.

Cristiano Ronaldo Vs Lionel Messi

Era sepakbola sekarang memang tidak lepas dari dua nama pemain hebat yang bermain di Liga Spanyol, yaitu Cristiano Ronaldo dari Portugal yang bermain di klub Real Madrid dan Lionel Messi dari Argentina yang bermain di Barcelona. Banyak orang yang membanding-bandingkan keduanya untuk mengetahui siapa sih yang paling unggul di antara mereka.

Kedua pemain ini memang memiliki kemampuan di atas rata-rata pemain dunia lainnya, naluri mencetak gol keduanya sangat tinggi, Ronaldo dan Messi bergantian menjadi top skor liga Spanyol hampir di tiap musimnya, kecuali musim 2015-2016 ini, di mana Luis Suarez justru yang paling berpeluang menjadi top skor bersaing dengan Ronaldo. Sementara Lionel Messi untuk musim ini agak tertinggal raihan mencetak golnya dari Ronaldo.
Lalu dari segi skill, Messi dan Ronaldo juga sama-sama hebat dengan karakter yang berbeda, Messi lebih elastis dengan liukan-liukan tubuhnya kala menggiring dan mengolah bola, sementara Ronaldo bagaikan robot dengan kecepatan yang tinggi saat menggiring dan mengolah bola.

Dalam hal melakukan tendangan bebas atau eksekusi bola mati, Ronaldo dan Messi pun sama-sama handalnya, kedua pemain ini seringpula mencetak gol melalui tendangan-tendangan bebas yang akurat. Bedanya messi lebih ke penempatan bola, sedangkan Ronaldo lebih ke Power, namun sama-sama mematikan dan ditakuti banyak penjaga gawang. Kemudian dari segi mencetak gol melalui sundulan kepala, Ronaldo tentu jagonya dengan postur tubuh yang sangat mendukung. Namun Messi juga tidak kalah tajam sundulannya meskipun secara postur ia kalah tinggi dari Ronaldo, hal ini pernah ia buktikan saat mencetak gol lewat sundulan di Final Liga Champions musim 2008-2009 saat Barcelona mengalahkan Manchester United yang kala itu masih diperkuat oleh Ronaldo.

Soal prestasi, gelar dan rekor Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pun telah banyak meraihnya, untuk top skor liga Champions sepanjang masa Ronaldo sementara ini masih menggungguli Messi, namun untuk raihan pemain terbaik dunia atau Ballon d'Or Messi lah yang masih unggul atas Ronaldo. Messi berhasil meraih titel sebagai pemain terbaik dunia itu sebanyak lima kali yaitu pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012 dan 2015, sedangkan Ronaldo sendiri telah tiga kali didaulat menjadi pemain terbaik dunia pada tahun 2008, 2013, dan 2014.
Kedua pemain ini memang sama-sama hebat, namun mereka juga sama-sama belum mampu membawa negara mereka Argentina dan Portugal meraih gelar Juara Piala Dunia.

Villa Real Vs Liverpool 1-0

Pertandingan semifinal liga Europa leg pertama yang mempertemukan tuan rumah Villa Real vs Liverpool berlangsung cukup menarik, kedua tim bermain menyerang, sehingga jual beli seranganpun terjadi. Beberapa peluangpun tercipta bagi kedua tim, pada menit ke 5 Liverpool lancarkan serangan, umpan tarik Lallana disepak langsung Allen di dalam kotak penalti Villarrreal, tapi bola masih mengarah langsung ke pelukan Asenjo! Nyaris The Reds membuka angka! Pada menit ke 11 Soldado menerima bola dari skema tendangan bebas, namun sepakan setengah voli mantan striker Valencia itu masih menyamping dari gawang Mignolet. Di menit ke 22 Pina dua kali mengancam gawang Liverpool. Usaha pertama sukses ditepis tangan Mignolet, tak lama berselang, usaha kedua Pina digagalkan Lucas. Gantian Liverpool mendapat peluang, di menit ke 40' Tendangan voli Coutinho dari luar kotak penalti masih melayang di atas gawang Villarreal. Dan di menit ke 42 tendangan melengkung Soldado
dari luar kotak penalti masih menyamping tipis ke sisi kiri
gawang Liverpool. Sampai babak pertama berakhir Villa Real maupun Liverpool belum mampu menciptakan gol.

Di awal babak kedua Villa Real langsung menggebrak, hasilnya pada menit ke 47 umpan sepak pojok Suarez disambut tandukan Bakumbu yang tak terkawal, namun bola hanya mengenai tiang gawang Mignolet! Pada menit ke 67 Liverpool hampir saja mencetak gol, namun penyelamatan gemilang diperlihatkan Asenjo, ia berhasil menepis sepakan Firmino yang membuat bola membentur tiang gawang sebelah kanan
Villarreal. Di menit ke 87 Bakumbu yang lolos dari pengawalan bek Liverpool dan menempatkan bola ke pojok kiri gawang The Reds, namun Mignolet bereaksi dengan cepat dan tepat membaca arah bola sehingga gawang Liverpool terhindar dari kebobolan. Satu menit kemudian Liverpoolpun hampir membobol gawang Villa Real, namun sayang tendangan Moreno masih melambung. Villa Real akhirnya memecah kebuntuan, pada menit 92 Assist Denis Suárez mampu dimanfaatkan menjadi gol oleh Adrián Lopez. Villa Real 1-0 Liverpool. Dengan kemenangan ini, Villa Real tinggal membutuhkan hasil seri saja pada leg kedua nanti di Anfield untuk melaju ke Final.

Manchester City Vs Real Madrid 0-0

Pertandingan semifinal Liga Champions 2015-2016 leg pertama antara tuan rumah Manchester City vs Real Madrid berlangsung cukup imbang, City mampu memberikan perlawan terhadap Madrid yang lebih diunggulkan. Di babak pertama terjadi saling serang antara kedua tim, namun dari serangan kedua tim belum ada yang benar-benar mampu membahayakan gawang lawannya masing-masing. Meskipun saling serang namun di babak pertama ini tidak ada gol yang tercipta. Pada babak pertama ini wasit mengeluarkan dua kartu kuning yang diberikan kepada Pepe dari Madrid pada menit 24 dan David Silva dari City pada menit ke 37.

Awal babak kedua City kembali menggebrak, satu tendangan keras dari Aguero masih sedikit melambung di atas gawang Madrid. Namun selanjutnya justru peluang lebih banyak diciptakan oleh Madrid. Pada menit ke 71 peluang didapatkan oleh Madrid lewat sundulan kepala Jese, namun bola sundulan Jese hanya membentur mistar gawang. Menit ke 73 Modric dan 74 Modric dan Bale melakukan tendangan yang belum mengarah pada sasaran.

Pada menit ke 79 Madrid kembali mendapat peluang dari sundulan Casimero, namun Joe Hart mampu memblok bola dengan kakinya. Menit ke 82 sebuah kemelut di depan gawang City yang diakhiri oleh tendangan keras Pepe yang lagi-lagi dapat diblok oleh Joe Hart.
Menit 83 City sempat melakukan serangan cepat melalui De Bruyne dan Aguero namun dapat dipatahkan oleh Carvajal dengan tenang. Di penghujung akhir pertandingan City sempat membuat beberapa peluang namun juga gagal menghasilkan gol. Pertandinganpun berakhir dengan skor kacamata alias 0-0. Minggu Depan semifinal Leg kedua akan dilangsungkan di Stadion Santiago Bernabeu kandang Madrid, sekaligus menentukan siapa yang akan lolos ke babak final.

Dramatis! Liverpool Kalahkan Dortmund dan Lolos Ke Semifinal

Pertandingan leg kedua perempatfinal liga Europa yang berlangsung di Anfield Stadium antara tuan rumah Liverpool versus Borussia Dortmund berlangsung seru, di awal babak pertama Dortmund langsung menekan lini pertahanan
Liverpool. Psda menit ke 5 Marco Reus melepas umpan ke mulut gawang Liverpool yang langsung ditendang Pierre-Emerick Aubameyang. Bola yang ditepis Simon Mignolet langsung disambut sepakan Henrikh Mkhitaryan dan menembus jala
gawang Liverpool, 0-1 Dortmund unggul. Para pemain Liverpool yang belum hilang kepanikannya karena gol cepat Dortmund kembali lengah, karena selang empat menit kemudian lewat skema serangan balik Reus mengirim umpan terobosan kepada Aubameyang yang langsung berlari ke gawang
Liverpool lalu melakukan sepakan keras yang tak kuasa ditahan oleh Mignolet. Dortmund unggul 2-0 kurang dari 10 menit.

Tertinggal 0-2 Liverpool mencoba bangkit, di menit ke-18, James Milner memberi sodoran kepada Divock Origi yang melepas sepakan dari jarak dekat. Namun bola mengenai kaki Sokratis Papastathopulous sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru. Berselang tujuh menit kemudian Milner m kembali memberi umpan silang kepada Origi dari sisi kanan. Namun tendangan Origi bergulir ke luar lapangan. Pada menit ke-31 giliran Dortmund memiliki peluang, Lukasz Piszczek yang merangsek ke kotak penalti Liverpool memberi umpan tarik ke jantung pertahanan yang disambut Aubameyang. Namun sayang gagal disambut meski
M gawang sudah kosong melompong. Berselang delapan menit kemudian, Liverpool memberikan tekanan. Umpan silang diberikan Nathaniel Clyne yang disambut sundulan tak sempurna Origi yang masih melebar dari mistar gawang. Shinji Kagawa menendang bola ke gawang Liverpool di menit ke-44, tapi dihadang Mignolet. Liverpool masih tertinggal dengan skor 0-2 dari Dortmund hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua pertandingan makin menarik, pada menit ke-48 Emre Can memberi umpan kepada Origi yang langsung disambar tendangan menyusur yang mengelabui Roman Weidenfeller, Liverpool memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2. Di menit ke-57, Mats Hummels memberi sodoran kepada Reus yang berlari dari sebelah kiri kotak penalti Liverpool tanpa kawalan, dengan mudah ia tuntaskan menjadi gol yang memperlebar jarak nenjadi 1-3 untuk Dortmund. Berselang sembilan menit kemudian Philippe Coutinho yang berkelit di depan kotak penalti Dortmund menemukan celah melakukan tembakan di luar kotak pinalti, sepakannya menghujam keras pojok bawah gawang Dortmund. Harapan Liverpoolpun kembali hidupuntuk mengejar ketertinggalan 2-3 dari Dortmund. Di menit ke-77 Liverpool mendapat tendangan penjuru, bola tak sempurna diterima oleh Daniel Sturridge, namun Mamandou Sakho langsung bereaksi cepat dengan menyundul bola dari jarak dekat. Bola pun masuk ke mulut gawang Weidenfeller. Liverpool menyamakan kedudukan menjadi 3-3! Pertandingan makin menegangkan, Dortmund mulai bermain bertahan di 10 menit waktu yang tersisa, membuat Liverpool sulit membongkar pertahanan lawan.
Namun di waktu tambahan, Sturridge yang berada di lini pertahanan Dortmund memberi operan kepada James Milner. Kemudian diteruskan dengan umpan lambung ke depan kotak penalti, tandukkan dari Dejan Lovren langsung menembus gawang Dortmund. Stadion Anfield bergemuruh setelah skor berubah menjadi 4-3 untuk
Liverpool! Berselang tiga menit kemudian Dortmund mendapat kesempatan tendangan bebas yang dieksekusi Ilkay Gundogan. Namun kesempatan terakhir itu terbuang sia-sia setelah tembakannya menyamping tipis di mistar gawang Liverpool. Skor
4-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Liverpoolpun lolos ke Semifinal Liga Europa setelah unggul agregat 5-4, sebelumnya Liverpool berhasil menahan Dortmund 1-1 dikandangnya.

Persib Vs Arema, Siapa Paling Biru Di Senayan

Pertandingan final Piala Bhayangkara akhirnya mempertemukan dua tim besar tanah air yaitu Persib Bandung kontra Arema Cronus Malang, banyak pengamat mengatakan bahwa ini adalah final ideal. Pendapat itu memang tidak berlebihan, karena di beberapa tahun terakhir ini kedua tim memang paling menonjol di banding tim-tim lainnya di Indonesia. Seperti kita ketahui, Persib Bandung adalah Juara Indonesia Super League (ISL) tahun 2014 dan juara Piala Presiden tahun 2015, sementara Arema Cronus adalah juara Piala Inter Island Cup (ICC) tahun 2015 dan juara Bali Island Cup.

Dari beberapa pertemuan terakhir Persib Bandung dan Arema juga saling mengalahkan, pada semifinal ISL Persib Bandung berhasil unggul atas Arema, namun di dua laga terakhir yaitu di final ICC dan BIC giliran Arema yang berhasil mengalahkan Persib. Kedua tim ini juga diisi oleh para pemain Bintang, sebut saja Atep, Samsul Arif, Belencoso di kubu Persib dan Cristian Gonzales, Esteban Piscara dan Ahmad Bustomi dari kubu Arema. Soal sponsor, kedua tim ini juga tidak mengalami kesulitan.

Dan satu lagi yang tidak bisa dikesampingkan tentu saja soal Suporter, untuk soal ini, kedua tim ini juga berada di barisan depan dengan jumlah pendukung atau suporter terbesar. Persib tentu akan didukung oleh suporter mereka viking secara spesifik dan Bobotoh secara umum, sementara itu arema juga akan didukung oleh suporter mereka Aremania. Persib Bandung dan Arema juga memiliki warna kostum kebesaran yang sama yakni Biru, maka kemungkinan besar Stadion Utama Senayan akan menjadi lautan biru pada tanggal 3 April nanti. Nah siapa nanti yang lebih biru, kita tunggu hasil pertandingannya, karena siapa yang berhasil menjadi juara, dialah yang lebih biru pada turnamen kali ini. Namun yang terpenting dari semua itu adalah Sportifitas, karena rivalitas dalam suatu pertandingan akan lebih menarik dan bermutu jika dibungkus dalam balutan sportifitas, terutama untuk kedua suporter Bobotoh dan Aremania. Pertandingan tanpa kerusuhan adalah pertandingan yang berkualitas dan perseteruan tanpa kekerasan adalah rivalitas yang berkelas. Respect and Peace!

Liga Europa Leg kedua: MU Vs Liverpool

Liverpool akhirnya lolos ke babak 8 besar Liga Euelah dalam pertandingan kemarin bermain imbang 1-1 melawan t United, Liverpool melaju ke babak berikutnya dengan keunggulan agregat 3-1 setelah di leg pertama mengalahkan MU 2-0.

Berikut ini afalah jalannya pertandingan MU vs Liverpool di leg kedua

Pertandingan Leg Kedua Liga Europa antara Manchester United kontra Liverpool yang diprediksi akan berlangsung seru menjadi kenyataan, MU yang di leg pertama kalah 0-2 kali ini tampil menyerang dan menciptakan beberapa peluang. Namun Liverpoolpun tidak mau kalah, bahkan dua tendangan keras berhasil dilakukan oleh Liverpool melalui kaki Coutinho dan firminho pada menit ke 28 dan 29, namun seperti di leg pertama De Gea tampil gemilang dan berhasil menggagalkan tendangan tersebut.

Usaha MU untuk mencetak gol akhirnya terjadi melalui titik pinalti pada menit ke 32, Martial selaku algojo sukses menyarangkan bola ke gawang Mignolet, MU 1-0 Liverpool (Agg: 1-2). Pertandinganpun jadi semakin menarik, Liverpoolpun berusaha membalas, pada menit 34 tendangan bebas yang dilakukan Sturridge masih membentur mistar gawang. Liverpool kembali memiliki peluang emas lewat kaki Jordan Henderson pada menit ke 40, namun sayang tendangan Henderson masih melambung. Usaha Liverpool untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil, Coutinho berhasil menciptakan gol di menit ke 45 lewat aksi solo run lalu menchip bola yang gagal dibendung oleh De Gea, skorpun berubah MU 1-1 Liverpool (Agg: 1-3). Babak pertamapun usai.

Di awal babak kedua MU langsung menekan pertahanan Liverpool, beberapa peluangpun tercipta namun gagal menghasilkan gol, di pertengahan babak kedua Liverpoolpun mulai menciptakan beberapa peluang, namun juga gagal mrnambah gol. Sampai pertandingan berakhir tidak ada gol lagi yang tercipta, skor pun tetap 1-1.

Inggris Vs Argentina Di Piala Dunia 1986

Halo sobat versus, kita kembali ke masa silam yuk! Ya, kita mengingat salah satu pertandingan besar yang terjadi antara Inggris Vs Argentina dalam kejuaraan sepak bola piala dunia yang diselenggarakan pada tahun 1986 di Meksiko. Walaupun bukan pertandingan final, pertarungan antara Inggris vs Argentina di babak perempat final piala dunia 1986 tersebut menjadi salah satu partai terpanas dalam sejarah sepakbola di piala dunia. Maklum saja, beberapa tahun sebelum piala dunia Inggris dan Argentina sempat berperang memperebutkan pulau Malvinas yang akhirnya dimenangkan
Inggris. Tetapi di kancah sepakbola piala dunia 1986 itu Argentina lah yang berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang sangat dramatis dan kontrovesial serta menyakitkan bagi Inggris. Bagaimana tidak! Gol pertama Argentina yang dicetak oleh Maradona jelas jelas dilakukan dengan tangan, namun wasit tidak melihatnya dan tetap menyatakan gol itu sah, gol itu sampai sekarang dikenal dengan nama
"Gol tangan tuhan".

Empat menit setelah gol tangan tuhan itu terjadi, Maradona sedikit bisa menutupi kecurangannya dengan menciptakan gol keduanya yang spektakuler, ia melewati lima pemain belakang Inggris termasuk kiper Inggris Peter Shilton untuk kemudian mencetak gol keduanya. Inggris yang sempat unggul 1-0 lewat gol yang diciptakan oleh Gary Lineker pun harus gigit jari dan harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor akhir 1-2.

Liga Europa : Liverpool Kalahkan MU

Pertandingan leg pertama babak 16 besar liga Europa 2016 antara tuan rumah Liverpool berhadapa. Haldengan musuh bebuyutannya Manchester United berlangsung seru. Di babak pertama Liverpool sangat mendominasi jalannya pertandingan, penguasaan bolanya saja sampai 70:3.  Dari sisi peluangpun Liverpool nampak jauh lebih banyak, namun kegemilangan penjaga gawang MU David de Gea lah yang membuat gawang Manchester United tak banyak kebobolan, setidaknya ada tiga penyelamatan gemilang yang dilakukan oleh de Gea. Memang pada babak pertama ini, Liverpool berhasil menjebol gawang MU pada menit ke 20 sehingga skor menjadi 1-0, itupun melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Daniel Sturridge.

Di awal babak kedua Liverpool masih tetap tampil menyerang, sementara MU mencoba mengandalkan serangan balik., beberapa peluang kembali diciptakan oleh para pemain Liverpool, salah satunya tendangan jarak jauh Cylne yang lagi-lagi dapat diblok oleh De Gea. Terus menyerang, akhirnya Liverpool berhasil menambah gol pada menit ke 73 yang diciptakan oleh Firmino, skorpun berubah menjadi 2-0!

Unggul 2-0 tidak mrmbuat Liverpool mrngendurkan serangannya, demikian juga dengan MU, tertinggal 0-2, MU pun mulai mrncoba keluar dari tekanan para pemain Liverpool, namun hingga wasit meniup peluit panjang tidak ada gol lagi yang tercipta.

Dengan kemenangan ini, peluang Liverpool untuk lolos ke babak perempatfinalpun terbuka lebar, namun hal itu harus dibuktikan pada pertandingan leg kedua yang akan digelar di markas Manchester United, Stadion Old Trafford.

MU Vs Chelsea Seru !

Selasa dini Hari ini, pertandingan antara dua tim besar Liga Inggris yang sedang terluka yakni Manchester United versus Chelaea akan digelar, kedua tim akan berhadapan di stasion Old Trafford kandang MU dengan membawa bekal yang tidak baik di laga boxing day sebelumnya. Manchester United harus mengakui keunggulan Stoke City dan kalah 0-2 di kandang Stoke, sementara Chelsea harus puas bermain imbang 2-2 kala menjamu Watford.
Bagi Manchester United kekalahan dari Stoke City itu menjadi yang keempat berturut-turut di semua ajang, selain itu MU belum lagi merasakan kemenangan di tujuh pertandingan terakhirnya, meskipun demikian MU masih berada di papan atas dengan menempati posisi keenam.

Sementara itu Chelsea belum juga dapat keluar dari keterpurukannya, Chelsea masih berada di urutan ke 15, sempat menuai harapan dengan mengalahkan Sunderland minggu yang lalu, ternyata Chelsea gagal meraih kemenangan lagi setelah ditahan oleh Watford.

Nah pertandingan antara Manchester United Vs Chelsea nanti akan sangat menentukan terutama untuk pelatih MU, Louis Van Gaal, jika MU sampai kalah atau seri ada kemungkinan Louis Van Gaal akan dipecat oleh manajemen MU, saat ini saja tekanan dari sebagian besar fans MU agar Gaal dipecat semakin menguat.

Persaingan Liga Inggris Vs Liga Spanyol

Liga-liga di Eropa memang lebih memiliki daya tarik di bandingkan dengan liga-liga di belahan dunia lainnya, karena sepakbola di Eropa telah menjadi Industri yang menggiurkan sehingga banyak pemain-pemain bintang bermain di benua biru ini. Ada empat negara yang liganya berada di papan atas, yaitu Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia dan Liga Jerman, namun kali ini kita akan menyoroti persaingan antara Liga Inggris versus Liga Spanyol.

Di tahun 2000-an hingga 2012 boleh jadi liga terbaik di tanah Eropa adalah liga Inggris, parameternya tentu saja kompetisi di level Eropa, terutama Liga Champions, klub-klub besar liga Inggris seperti Liverpool, Manchester United, Chelsea dan Arsenal sangat mendominasi kancah Eropa, sempat beberapa kali tiga klub asal Inggris sampai lolos ke semifinal. Tiga di antara empat klub besar liga Inggris tersebut berhasil meraih gelar juara Liga Champions pada interval waktu tersebut yaitu Liverpool, Manchester United dan Chelsea, sementara Arsenal sempat masuk ke final namun kalah oleh Barcelona.

Namun dominasi Liga Inggris akhirnya berhasil digeser oleh liga Spanyol terutama sejak tahun 2012 hingga sekarang, giliran liga dari negara matador ini yang menguasai Eropa, tiga klubnya juga pernah masuk ke semifinal bersamaan yaitu Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid. Barcelona dan Real Madrid bahkan terlihat perkasa di kancah Eropa dan hanya mampu di imbangi oleh tim asal Jerman Bayern Muenchen. Sementara klub-klub besar asal Inggris semakin menurun, bahkan pada Liga Champions musim 2014-2015 klub-klub besar asal Inggris tak satupun lolos ke semifinal.

Liga Inggris bukan hanya tergeser oleh Liga Spanyol, tapi juga oleh Liga Jerman, bahkan jika di musim 2015-2016 ini prestasi klub-klub Inggris tidak membaik maka akan tergeser oleh Liga Italia sekaligus mengurangi jatah dari 4 klub menjadi 3 klub saat mengikuti liga champions pada musim berikutnya. Sedangkan Liga Spanyol selain tangguh di ajang liga champions juga menguasai liga Europa di mana pada musim 2014-2015 Sevilla berhasil keluar sebagai juara.

Namun Inggris tidak terlalu kecewa, meski liga Spanyol saat ini menjadi liga terbaik, namun untuk liga yang paling kompetitif, gemerlap, menghibur dan paling menjual liga Inggris masihlah yang terdepan. Liga Inggris masih menjadi liga yang paling menarik, karena persaingan dalam meraih gelar juara di liga domestik selalu seru, di Inggris bisa 7 sampai 8 klub yang mampu bersaing untuk meraih gelar juara, sedangkan di liga Spanyol, biasanya kalau tidak Real Madrid ya Barcelona, beruntung beberapa tahun terakhir ini Atletico Madrid mampu menerobos dua tim raksasa tersebut. Jadi kesimpulannya, untuk saat ini secara teknis harus diakui bahwa Liga Spanyol adalah Liga yang terbaik, dan Inggris masih punya kebanggaan sebagai liga yang paling menarik dan kompetitif.